Memasuki akhir tahun 2026, upaya penjaminan mutu pangan terus digenjot. Melalui pelaksanaan Instruksi Presiden (INPRES) Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), tim gabungan menuntaskan agenda Monitoring dan Pengendalian Mutu serta Keamanan Hasil Perikanan Semester II Tahun 2026. Pemantauan intensif ini menyasar dua sentra penyedia pangan sehat terbesar di Kota Tarakan, yaitu Pasar Tenguyun dan Pasar Gusher.

Langkah krusial ini diambil untuk memastikan bahwa setiap produk perikanan yang sampai ke piring masyarakat tidak hanya segar, tetapi juga memenuhi standar sinitasi, bebas dari kontaminasi bakteri patogen, serta steril dari zat kimia berbahaya seperti formalin.

Fokus Utama Kegiatan Monitoring Semester II/2026:

  1. Pengujian Sampel Cepat (Rapid Test): Pengambilan sampel secara acak pada komoditas ikan, dan udang untuk mendeteksi kandungan formalin secara real-time.
  2. Inspeksi Higiene dan Sanitasi: Edukasi dan penilaian terhadap kebersihan lapak pedagang, sarana rantai dingin (penggunaan es batu), serta kualitas air bersih yang digunakan di area pasar.
  3. Traceability (Ketertelusuran): Pendataan asal-usul hasil perikanan yang masuk ke pasar guna memastikan rantai pasok berasal dari pendaratan ikan yang legal dan higienis.

Melalui sinergi antara pemerintah, pengelola pasar, dan para pedagang, diharapkan Pasar Tenguyun dan Pasar Gusher dapat konsisten menjadi pelopor Sentra Penyedia Pangan Sehat yang aman bagi seluruh keluarga di Tarakan. Ingat, tubuh yang sehat dimulai dari pilihan pangan yang bijak dan aman! Makan Ikan Sehat, Masyarakat Kuat!